Wisata religi, Melukat di Sebatu

Pulau Dewata selain mengenalkan wisata alam dan seni, juga menyimpan wisata spiritual juga tempat beribadah umat hindu yang tidak kalah menyuguhkan pemandangan yang indah, asri, yang juga memiliki aura mistis, salah satunya adalah air terjun yang berlokasi di Sebatu, yang diyakini oleh warga sekitar bisa menyembuhkan penyakit, tempat ini dikenal dengan sebutan Genah Melukat Sebatu.

Air terjun di Desa Sebatu ini memiliki pesona alam yang cukup menarik, sehingga bagi mereka yang menyukai berpetualangan dan dengan wisata spiritual wajib untuk berkunjungi kesini dan merasakan hening serta derasnya air terjun ini. Wisata spiritual ini juga dikenal dengan sebutan Pesiraman Pura Dalem Pingit.

Genah Melukat Sebatu merupakan salah satu tempat populer yang digunakan oleh umat hindu untuk melukat (mandi) yang berlokasi di Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Lokasi melukat Di Sebatu ini juga dekat dekat tempat melukat terkenal di Bali yaitu Tirta Empul.

Keberadaan Genah Melukat Sebatu ini semakin hari makin tekenal, tidak hanya bagi umat hindu untuk keperluan upacara atau penyembuhan, wisatawan asing juga sering berkunjung kesini dan ikut melakukan penglukatan di air terjun ini.

Akses menuju Genah Melukat Sebatu

Dari parkir kendaraan, kita melanjutkan perjalanan menuju tempat melukat sejauh kurang lebih 150 anak tangga dengan menuruni anak tangga. Sebelum kita menuruni anak tangga ini kita melewati jalan biasa dimana di sepanjang jalan ini banyak pedagang yang menjual alat upacara khususnya untuk melukat, menjual makanan dan minuman, ada juga yang menjual pakaian adat bali. Sepanjang menuruni anak tangga ini kita juga melintasi pepohonan yang sangat rindang serta ada pohon bambu.

Rembesan air terjun yang ada disini, di tempat melukat ini sangat indah dan juga airnya bening. Disini juga ada pelinggih dimana bagi teman-teman yang sudah selesai melukat bisa menghaturkan canang disini. Alam yang hijau serta bernuasa indah membuat perjalanan kita kesini tidak begitu melelahkan. Jadi bagi teman-teman yang datang kesini dan melukat jangan lupa untuk selalu menjaga kerbesihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarang. Sebagai tempat tujuan wisata, fasilitas yang disediakan disini juga sudah lumayan bagus mulai dari adanya warung makan, tempat sampah, loker serta toilet hanya saja kebersihannya perlu sedikit dijaga.

Tata cara melukat di Genah Melukat Sebatu

Jika kita baru pertama kali datang untuk melukat kesini atau dimanapun itu (kebiasaan orang bali) kita sebaiknya membawa banten pejati untuk dihaturkan sebelum melukat itu. Pada saat melakukan persembahyang ini menggunakan sarana yang dibilang wajib yaitu kwangen dengan menggunakan uang kepeng sebanyak 11 buah. Setelah selesai sembahyang kita akan membawa kwangen ini bersamaan saat melukat. Menurut orang yang ngayah disini mereka yang melukat disini menggunakan kwangen tersebut di aliran air pertama, taruh diatas kepala dan kita menjatuhkan kwangen itu kebelakang.

Kepercayaan yang ada disini jikat kita melukat airnya bisa berubah warna menjadi keruh atau tetap bening. Jika airnya keruh dipercaya jika didalam diri kita terdapat penyakit. Bagi teman-teman yang akan melukat kesini tentunya harus menggunakan pakaian adat yang sopan.

Pada hari-hari besar agama hindu, seperti purnama atau tilem tempat melukat ini sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat, mungkin kita yang akan melukat akan antre. Biasanya setiap hari raya umat hindu ini juga ada pemangku yang menghaturkan banten disini. Tetapi jika hari biasa pemangku ini jarang ada disini dan mereka yang berkunjung untuk melukat bisa menghaturkan bantennya sendiri.

Beberapa pantangan yang harus ditaati ketika kita akan melukat disini diantaranya anak kecil yang belum ketus (tanggal tinggi), yang sedang cuntaka (sebel) karena ada kematian, wanita sedang datang bulan tidak diperbolehkan untuk melukat disini.

Demikian sedikit informasi kami sampaikan, jika teman-teman yang ingin berlibur ke bali dapat mengunjungi website kami infokebali untuk mengetahui info tempat wisata populer saat ini di Bali dan nusapenida.id untuk info objek wisata di Pulau Nusa Penida.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *